Pulau Bidadari | Wisata Dengan Nuansa Jakarta Tempo Dulu

  • Pulau Bidadari merupakan salah satu pulau gugusan Pulau Seribu yang dikelilingi pohon besar. Dahulu pulau ini bernama Pulau Sakit dan Pulau Pumered. Secara geografis pulau ini berada di antara gugusan Pulau Onrust, Pulau Khayangan, Pulau Kelor, dan Pulau Ayer, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

     

    Pulau Bidadari merupakan pulau yang paling dekat dengan Teluk Jakarta di bandingkan pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu, bahkan dari pantainya, anda masih bisa melihat gedung-gedung tinggi di pesisir Teluk Jakarta.

     

    Pulau kecil yang indah ini mempunyai lapangan area terbuka yang cukup luas dan nyaman untuk mengadakan acara Outing, Meeting atau acara Gathering lainnya, maka tak heran pabila pulau ini banyak dikunjungi oleh grup grup perusahaan untuk mengadakan acara di pulau ini. Selain itu pulau ini juga banyak digunakan sebagai tempat pengambilan photo prewed.

     

     


    Salah satu Pulau Seribu yang memiliki sejarah pada jaman penjajahan Belanda ( VOC ) yaitu Pulau Bidadari yang masih meninggalkan beberapa benda bersejarah terdapat di pulau tersebut, benda peninggalan di pulau ini seperti : andong, meriam dan bangunan berbentuk sebuah benteng untuk mempertahankan serangan.

     

    Pulau Bidadari Resort, memiliki sebuah bangunan bersejarah yang berbentuk sebuah lingkaran dengan berbentuk Benteng yang cukup besar dengan garis tengah 23 meter, memang cukup besar benteng yang di buat oleh bangsa Belanda, benteng tersebut diberi nama Benteng Martello.

     

    Benteng Martello ini dibangun untuk mengawasi dan melindungi Pulau Onrust, namun sekarang benteng ini dijadikan spot untuk foto prewedding. Tak hanya Benteng Martello, ada juga andong dan bom meriam peninggalan jaman Belanda yang di tinggalkan di Pulau Bidadari.

     

     

    Liburan ke Pulau Bidadari wisata pulau seribu ini sudah berubah, karena sudah di renovasi pulau tersebut, sudah banyak bangunan-bangunan baru sebanyak 43 cottage yang bergayakan dengan bernuansa Betawi, Pecinaan dan Belanda, fasilitas kolam renang, serta dua asrama. Penataan ulang penginapan serta embience, Pulau Bidadari akan dibuat dengan konsep Betawi Tempo Dulu.

     

    Dimana selama proses pembangunan telah ada bangunan untuk tempat penginapannya dan kami berharap pengunjung dapat bernostalgia dengan kenangan Jakarta Tempo Dulu, namun tetap kekinian, Tak hanya itu, Pulau Bidadari juga akan dicanangkan sebagai pulau berbasis budaya dan digital. Sehingga pengunjung bisa merasakan pengalaman yang baru dan berbeda berlibur di pulau ini.

     

     

No Stickers to Show

X